Senin, 07 Mei 2012

sedenting sejarah piano


Sedenting Sejarah Piano
Rutinitas sehari-hari yang kita lakukan akan membuat  bosan, jenuh atau lelah. Biasanya apa yang akan kita lakukan untuk mengusir rasa penat itu? Pasti kita akan memanjakan diri dengan dengan kegiatan favorit yang membuat rileks pikiran kita, salah satunya dengan bermain piano. Namun pernakah terbesit dipikiran kita, tentang asal-usul dari alat musik yang satu ini, bagaimana, oleh siapa dan kapan alat ini diciptakan.
Asal mula kata piano sebenarnya berasal dari bahasa Italia, yaitu pianoforte. Piano itu sendiri dibuat oleh Bartolomeo Cristofori pada tahun 1720-an. Awal mula piano diciptakan, suaranya tidak sekeras piano yang dapat didengar pada abad 20-an. Pasalnya, tegangan tuts piano kala itu tidaklah sekuat piano yang sekarang.
Saat berusia 33 tahun atau tepatnya pada tahun 1688, Cristofori direkrut oleh Prince Ferdinando de Medici.Ferdinando adalah seorang pecinta musik yang merupakan pewaris Cosimo III, satu dari Grand Dukes of Tuscany. Saat itu Tuscany merupakan kerajaan otonom kecl di Italia. Cristofori bekerja dengan ulet dan rajin sehingga membuat Ferdinando kagum dan senang kepadanya dan memberikan bayaran yang lebih tinggi dari yang semula disepakati. Pada tahun 1700, untuk pertama kalinya Cristofori membuat alat musik yang kemudia dikenal dengan nama piano. Alat musik temuan Cristofori ini memiliki suara 4 oktaf. Seorang jurnalis bernama Scipione Maffei menggambarkan alat musik itu sebagai gravecembalo col piano e forte, yang berarti harpsichord dengan papan tuts lembut yang bersuara keras. Semula alat musik ini disebut sebagai pianoforte, namun pada akhirnya lebih dikenal dengan nama piano. Cristofori meninggal pada 27 Januari 1731 atau pada usia 76 tahun. Saat ini setidaknya masih ada 3 piano karya Cristofori yang masih bertahan dan disimpan di berbagai museum. Satu terdapat di Metropolitan Museum of Art, Amerika Serikat (buatan tahun 1720), satu di Museo Strumenti Musicali, Roma, Italia (buatan tahun 1722), dan satunya lagi di Musikinstrumen-Meseum of Leipzig University, Jerman (buatan tahun 1726).


Kini, piano pertama tersebut dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York. Seperti pada banyak penemuan yang lainnya, piano ditemukan berdasarkan penemuan teknologi.


Awalnya, piano dikembangkan dari alat musik kecapi. Perbedaannya, kecapi dimainkan dengan dipetik. Sedangkan piano ditekan tuts-tutsnya.
Secara umum, piano termasuk ke dalam kelompok musik instrumental. Piano memproduksi suara dari getaran papan suara yang volumenya dapat diperkuat (dapat diatur besar kecilnya).
Secara luas, piano di dalam musik dapat menjadi performa pada nyanyian tunggal dan sebagai pengantar nyanyian solo. Dalam artian, piano dapat hidup dan mengiringi penyanyi tanpa bantuan atau iringan alat musik lain. Suara yang dihasilkan piano sudah dapat mewakili alat musik lainnya.Meskipun demikian, piano akan lebih berarti lagi didengar dengan bantuan alat musik lain. Yang perlu ditekankan di sini, piano dapat mengalun indah tanpa bantuan alat musik lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar