BIOGRAFI
PRESIDEN AS ABRAHAM LINCOLN
Lincoln lahir di Kentucky, AS, 12 Februari 1809 di mana
ayahnya bekerja sebagai tukang kayu. Ia telah kehilangan ibunya sejak usia dini . Lincoln cilik tumbuh
menjadi pemuda jangkung dan tegap. Pakaiannya selalu tak pernah tampak pas.
Lengan bajunya selalu terasa pendek dan celananya selalu menggantung diatas
mata kaki. Bila diamati, sepertinya ia tak pantas menjadi orang besar di
kemudian hari, yang ternyata terwujud.
Pertama kali Lincoln menyaksikan Perbudakan, adalah
ketika ia menyewa kapal angkut untuk membawa muatan menuju New Orleans di tahun
1828. Kemudian, ketika ia mengunjungi kota itu untuk ke dua kalinya, ia
berjanji kepada dirinya sendiri bahwa ia harus menghapus praktik perbudakan
ini.

Lincoln kecil tidak mengikuti pendidikan
seperti pada umumnya, namun ia giat belajar membaca dan menulis sampai berhasil
menjadi seorang pengacara. Meskipun kadang-kadang dia dianggap sebagai seorang
‘homo’ oleh para tetangga karena tingkah dan cara berpakaiannya, namun ia cukup
supel kepada warga sekitar. Ini semata-mata karena ia memiliki rasa humor yang
menonjol dan selalu membuat orang lain gembira. Cinta pertamanya jatuh pada
seorang wanita bernama Anne Rutledge, anak tetangga pemilik losmen di mana ia
tinggal. Ayah Anne-lah yang menyarankan agar Lincoln terjun ke dunia politik.
Karier Lincoln
Di awal karir, Lincoln terpilih menjadi anggota DPRD
untuk wilayah Illinois pada tahun 1834. Kemudian terpilih kembali pada tahun
1838 dan tahun 1840. Ketika itu, ia bertemu seorang bernama Stephen Douglas,
yang kemudian menjadi saingan baik dalam soal cinta maupun urusan politik. Mary
Todd, perempuan yang mereka perebutkan, berasal dari Kentucky, lebih memilih
Lincoln sebagai suami, namun pernikahAn mereka tidak bahagia. Pada tahun 1842, setelah
setahun pernikahan mereka, Lincoln membuka biro hukum dengan seorang teman
bernama William H. Herndon. Persahabatan kedua orang ini ternyata terus
bertahan hingga akhir hayat Lincoln. Di kemudian hari, Herndon-lah yang menulis
biografi Abraham Lincoln.
Pada tahun 1846, Lincoln terpilih menjadi anggota
Kongres. Namun keanggotaannya tidak diperpanjang karena ia mengusulkan
undang-undang untuk meng-akhiri perbudakan di distrik Columbia. Karena kecewa,
ia kembali mengaktifkan biro hukumnya. Ia menghentikan kegiatan politiknya
untuk beberapa waktu, namun kemudian ia lebih dikenal oleh masyarakat sebagai
pengacara yang jujur.
Nyatanya, Lincoln tak bisa berhenti terlalu lama dari dunia politik. Pada tahun 1854, isu perbudakan membuatnya terjun kembali ke dunia politik. Taampaknya ia harus bersaing dengan Stephen Douglas, yang mencoba menundukkan wilayah Selatan Amerika yang mendukung perbudakan, sementara wilayah Utara menentangnya. Lincoln tak menyangka bahwa setengah dari negeri ini mempertahankan praktek perbudakan ketika separuh saudara sebangsanya menentang. Ia berfikir, tak mungkin bangsanya terdiri dari separuh budak separuh bukan. Bagaimanapun, ternyata Lincoln terpukul pada putaran pertama melawan Douglas, dalam memperebutkan kursi Senat AS.
Nyatanya, Lincoln tak bisa berhenti terlalu lama dari dunia politik. Pada tahun 1854, isu perbudakan membuatnya terjun kembali ke dunia politik. Taampaknya ia harus bersaing dengan Stephen Douglas, yang mencoba menundukkan wilayah Selatan Amerika yang mendukung perbudakan, sementara wilayah Utara menentangnya. Lincoln tak menyangka bahwa setengah dari negeri ini mempertahankan praktek perbudakan ketika separuh saudara sebangsanya menentang. Ia berfikir, tak mungkin bangsanya terdiri dari separuh budak separuh bukan. Bagaimanapun, ternyata Lincoln terpukul pada putaran pertama melawan Douglas, dalam memperebutkan kursi Senat AS.
Awal Kepemimpinan Sebagai Presiden AS
Meskipun ia kalah dalam menduduki kursi senat AS, pada bulan Mei 1860, Lincoln terpilih sebagai calon presiden dari
Partai Republik. Sementara itu, Partai Demokrat menyerangnya habis-habisan, dan
mereka menyebutnya sebagai 'pengacara kacangan', 'tak becus berbahasa Inggris'
dan sebagainya. Namun akhirnya, ia ternyata terpilih menjadi Presiden Amerika
Serikat. Empat hari setelah ia menjadi Presiden, negara bagian Selatan itu
keluar dari Federasi Amerika Serikat. Negara-negara Selatan itu kemudian
membentuk sebuah Konfederasi sendiri. Lincoln merasa sedih karenanya, dan
berusaha mengupayakan diakhirinya pemisahan tersebut. Tetapi, konflik antara
Utara dan Selatan itu malah semakin memuncak dan menjadi Perang Sipil. Lincoln
terus berusaha menghentikan konflik tersebut sekuat tenaga meskipun tak
berhasil.
"Tak pernah
sekali pun saya berusaha untuk dikenang dunia, hidupku ini kubaktikan pada
peristiwa-peristiwa di sekitar, bagi generasi dan jamanku, semata-mata agar
diriku terjalin dengan sesuatu yang penting bagi sesamaku". [ english ]
Itulah kata-kata Abraham Lincoln saat ia berusia 32 tahun. Kekecewaan yang datang beruntun membawanya ke suatu titik dimana ia ingin mengakhiri hidupnya. Lincoln menulis kata-kata di atas saat ia memutuskan untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya. Di kemudian hari, ia menjadi salah satu Presiden Amerika yang paling dikenal dan dicintai masyarakat. Namanya terkenal ke seluruh dunia sebagai seorang yang mengakhiri Perbudakan di Amerika
Itulah kata-kata Abraham Lincoln saat ia berusia 32 tahun. Kekecewaan yang datang beruntun membawanya ke suatu titik dimana ia ingin mengakhiri hidupnya. Lincoln menulis kata-kata di atas saat ia memutuskan untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya. Di kemudian hari, ia menjadi salah satu Presiden Amerika yang paling dikenal dan dicintai masyarakat. Namanya terkenal ke seluruh dunia sebagai seorang yang mengakhiri Perbudakan di Amerika
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar